Tim dari BPRS Bhakti Sumekar rutin turun langsung memberikan pemahaman tentang manfaat menabung dan memperkenalkan sistem perbankan syariah dengan cara yang mudah dicerna oleh para pelajar.
“Banyak sekolah masih mengelola tabungan siswa secara manual. Kami mendorong mereka untuk beralih ke sistem yang terintegrasi dengan layanan perbankan, sehingga siswa bisa belajar langsung mengelola keuangannya,” jelasnya.
Dari sisi pencapaian, tercatat sebanyak 39 ribu rekening pelajar aktif di bank tersebut hingga akhir 2023. Memasuki awal tahun 2024, jumlah itu meningkat menjadi kurang lebih 43 ribu.
Meski kenaikannya berlangsung secara bertahap, hal ini dianggap sebagai sinyal keberhasilan dari strategi literasi dan inklusi yang diterapkan.