Selain memperluas jalur hijau, DLH juga akan melakukan pembenahan taman-taman kota yang berada di sepanjang jalan utama di Sumenep.
Langkah ini bertujuan untuk menciptakan suasana kota yang lebih hijau, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Hasinuddin, luas Ruang Terbuka Hijau di Sumenep telah mencapai sekitar 10.000 hektare hingga akhir tahun 2024. Program penanaman dan penghijauan sebelumnya banyak melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
Sepanjang tahun 2024, DLH telah berhasil mengembangkan sekitar 2 hektare area hijau, sementara pada tahun 2025, program lebih diarahkan pada perawatan dan optimalisasi fungsi RTH yang sudah ada.