“Di beberapa titik, peremajaan tanaman di sepanjang poros jalan utama sangat diperlukan, karena banyak pohon yang sudah tua dan akarnya mulai merusak trotoar,” tambahnya.
Selain peremajaan, Sumenep" class="inline-tag-link">DLH Sumenep juga melakukan pendataan terhadap pohon-pohon yang berusia tua dan berpotensi tumbang. Pengaturan jarak antar pohon pun menjadi perhatian agar tidak mengganggu infrastruktur di sekitarnya.
“Kami melakukan penataan ini berdasarkan berbagai masukan dari masyarakat dan pihak terkait. Walaupun ada peremajaan, jumlah pohon tetap akan dijaga agar manfaat ekologi dan estetika tetap optimal,” tandasnya.***