Dalam aksi ini, mahasiswa UNIBA Madura mengajukan delapan poin tuntutan utama, antara lain:

1. Menolak pemangkasan anggaran di sektor pendidikan karena dinilai mengancam masa depan generasi muda dan bertentangan dengan visi Indonesia Emas 2045.

2. Meminta evaluasi terhadap program makan bergizi gratis, dengan menekankan pentingnya efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

3. Mendesak pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) RI Tahun 2025, yang dianggap tidak membawa manfaat signifikan bagi rakyat.

4. Menuntut kejelasan terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) agar proyek tersebut benar-benar memberikan keuntungan bagi masyarakat luas.