Sebagai langkah konkret dalam membangun karakter peserta didik, Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas Pendidikan Sumenep telah mengintegrasikan program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke dalam kurikulum sekolah dasar.
Program ini dirancang untuk tidak hanya menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menumbuhkan sikap toleransi, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan bekerja sama dalam keberagaman.
"Anak-anak diajarkan untuk memahami dan menerima perbedaan, baik dalam aspek agama, latar belakang budaya, maupun pola pikir. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter yang kuat," jelas Agus.
Selain peran sekolah, ia juga menekankan pentingnya kontribusi orang tua dalam mendukung perkembangan karakter anak.
Menurutnya, meskipun anak menghabiskan sekitar delapan jam sehari di sekolah, sebagian besar waktunya tetap berada di lingkungan keluarga.