Pembuatan buku ini nantinya akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sejarawan, budayawan, dan akademisi, guna memastikan isi yang akurat dan menarik bagi anak-anak.
Pemkab Sumenep optimis bahwa langkah ini akan menjadi tonggak penting dalam melestarikan budaya keris di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat identitas Sumenep sebagai Kota Keris.***