SUMENEP, MaduraPost - Transportasi perintis berupa bus Damri dengan kapasitas 27 penumpang yang beroperasi di Kepulauan Kangean, Sumenep, menuai kritik dari masyarakat setempat.
Banyak warga menilai keberadaan bus tersebut tidak memberikan manfaat yang signifikan bagi mereka.
Baca Juga:318 ASN di Sumenep Akan Segera Pensiun
Bus ini sebelumnya telah diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada Senin, 25 Maret 2024.
Namun, sejak beroperasi, warga merasa keberadaannya kurang efektif dan tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca Juga:Retribusi PAD Fasilitas Olahraga di Sumenep Ditarget Rp312 juta, Disbudporapar Punya Strategi
Keluhan tersebut mencuat melalui akun Instagram @Kangeanesia pada Sabtu, 1 Februari 2025.