“Kalau terus tertunda, risikonya makanan jadi tidak layak konsumsi. Ini bisa menyebabkan kerugian bagi pelanggan,” ujar Balqis dengan nada kecewa.

Hingga berita ini ditulis, pihak Sumenep" class="inline-tag-link">J&T Cargo Sumenep belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan ini.

Konsumen pun berharap adanya solusi yang cepat agar paket segera sampai sebelum mengalami kerusakan.***