Berdasarkan estimasi pengiriman, seharusnya barang sudah diterima paling lambat pada 2 atau 3 Februari.

Namun, hingga 4 Februari, status pengiriman masih menunjukkan bahwa paket masih dalam perjalanan dari Surabaya ke Sumenep.

“Kami memilih layanan Fast Track dengan biaya yang lebih mahal agar paket bisa lebih cepat sampai. Seharusnya dalam 1-3 hari sudah diterima, tapi sampai sekarang statusnya masih dalam perjalanan. Ini sangat mengecewakan,” ungkap Balqis saat diwawancara wartawan, Selasa (4/2/2025).

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi barang yang dikirim, mengingat isi paket tersebut adalah makanan yang rentan basi jika terlalu lama berada di luar pendingin.