Menurutnya, jika pihak kepolisian terus menerus mengabaikan penangkapan bandar narkoba besar, maka peredaran narkoba akan terus tumbuh subur.
“Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep harus menuntaskan masalah ini sampai ke akar-akarnya, bukan hanya menangkap ranting-rantingnya saja,” katanya.
Ia juga menanggapi klaim polisi yang menyebut bandar narkoba di wilayah Dungkek licin dan sulit ditangkap.
“Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep harus memiliki sistem yang lebih baik dan tidak mudah menyerah. Kalau polisi terus bilang licin, mungkin mereka yang perlu diganti,” tegasnya.
Masdawi berharap, Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep tidak lengah dalam upaya pemberantasan narkoba, mengingat dampak besar yang ditimbulkan oleh peredaran narkoba di daerah tersebut.