SUMENEP, MaduraPost – Kasus peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menuai sorotan.
Salah satunya adalah keberadaan Riyanto, seorang bandar narkoba yang hingga kini belum berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
Hal ini menarik perhatian H. Masdawi, anggota Komisi III Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep mewakili Dapil VI, yang meliputi Kecamatan Batang-batang, Dungkek, dan Gapura.
Masdawi menilai, bahwa penanganan kasus narkoba di Kecamatan Dungkek masih sangat terbatas dan tidak optimal.
Ia menyebutkan, bahwa meskipun ada penangkapan yang dilakukan, masih banyak bandar narkoba yang berkeliaran di wilayah tersebut.