Ia berharap, setiap event dapat mendorong transaksi ekonomi masyarakat, termasuk peningkatan okupansi hotel.

“Semua event harus berdampak pada geliat ekonomi. Tidak boleh ada yang sekadar menghabiskan anggaran tanpa memberikan manfaat nyata. Harus ada perbaikan dari pelaksanaan, penampilan, hingga efek ekonominya,” katanya.

Sementara itu, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa seluruh kegiatan harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

"Tidak boleh ada event yang sekadar seremonial tanpa hasil nyata," pungkasnya.***