Email pertama dari ramdhan.pratama86@gmail.com inilah yang pertama kali diduga kuat adalah surat bodong yang dikirimkan kepada redaksi MaduraPost.

Sehingga, media ini kembali menerbitkan berita tentang dugaan surat tertulis atau holding statement bodong dari pihak BTN.

Dalam perjalanannya, nyatanya redaksi MaduraPost kembali menerima sebuah email dari mediarelationsbbtn@gmail.com yang isinya diduga mengandung unsur ancaman kepada media ini.

"Dengan pertimbangan sebagaimana tersebut diatas, BTN mohon kerjasama Madurapost.net untuk menurunkan berita-berita tersebut," berikut bunyi surat tersebut yang ditandatangani oleh Ramon Armando, Corporate Secretary Division PT BTN (PERSERO) Tbk, Sabtu (7/9/2024) kemarin.