"Dari 5 poin tersebut sudah kami ulas satu persatu dan sempat adu argument karena ada ketidak keterbukaan data dari Sumenep" class="inline-tag-link">KCP BTN Sumenep dari mulai data dan kronologi sehingga terjadi miskomunikasi di sana," kata Wirya lebih lanjut.

Wirya mengungkapkan, bahwa pihak BTN Kantor Cabang Bangkalan ke depan mengaku akan lebih introspeksi diri dan ingin membenahi seluruh tatanan manajemen.

"Pada dasarnya pihak BTN Kantor Cabang Bangkalan tidak bisa menyanggah statement saya, karena saya benar. Yang saya inginkan sebenarnya sederhana. Pihak BTN Kantor Cabang Bangkalan memohon maaf kepada saya mitranya, dan Alhamdulillah sudah terpenuhi," kata Wirya menegaskan.

Menurut Wirya, kata maaf bernilai sangat besar, lebih besar dari pada uang. Sebab itu, pihaknya berharap, BTN Kantor Cabang Bangkalan dapat bekerja profesional, humanis dan lebih mengedepankan kepentingan nasabah dari pada kepentingan pribadi.