"Sebagai putra dari almarhum, saya sebenarnya tidak ingin melaporkan hal ini. Namun, saya dengar kabar bahwa pelaku akan datang ke Annuqayah untuk meminta maaf secara langsung. Kami terbuka untuk itu," jelasnya.
Kiai" class="inline-tag-link">Mas Kiai berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Baginya, yang paling penting adalah memberikan pelajaran agar orang tidak sembarangan berkomentar di media sosial. "Yang penting ada efek jera," tegasnya.
Kiai Fikri, dalam pernyataannya kepada para alumni Annuqayah, terutama anggota IAA, mengingatkan agar mereka tetap menunjukkan sikap santri sejati.
Karena, menurutnya, santri Annuqayah dilihat sebagai orang yang berpendidikan tinggi dengan mengutamakan akhlak yang baik.