Tidak butuh waktu lama, kurang dari dua jam setelah kejadian, pihak Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep menghubungi Kepala Desa Lalangon.

Pelaku akhirnya datang ke Mapolres Sumenep bersama Kepala Desa untuk memberikan klarifikasi.

"Saya khilaf dan mengakui kesalahan saya," ujar Bakri saat dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolres Sumenep, Jumat (23/8) malam.

Menanggapi kejadian tersebut, putra almarhum KH A. Warits Ilyas menyampaikan terima kasihnya kepada para alumni Annuqayah yang telah bertindak tanpa kekerasan, mencerminkan karakter santri yang terdidik dan berakhlak.

Pria yang biasa dipanggil Kiai" class="inline-tag-link">Mas Kiai ini merespons insiden tersebut dengan tenang dan penuh kerendahan hati.