K.Waris jadi DPR RI uangnya hanya dikantongi sendiri. Beda jauh sama Pak Said hasilnya jadi DPR RI dibagi-bagi.

Kalimat tersebut segera memicu kemarahan di kalangan alumni Annuqayah.

Ratusan alumni kemudian bergerak menuju Mapolres Sumenep, sementara beberapa di antaranya menuju rumah Kepala Desa Lalangon.

Mereka menuntut agar pelaku dihukum dan diproses secara hukum atas pernyataan yang dianggap menghina kiai mereka.