Iksan menilai, penggunaan QRIS membuktikan bahwa Pemkab Sumenep terus melakukan inovasi dari segala sektor.

”Meski kami berada di kabupaten paling timur di Pulau Madura, tapi kami sudah merambah ke sistem digital,” ujar Iksan.

Pihaknya menjelaskan, bahwa dengan adanya QRIS, Disbudporapar dapat memonitoring dan mengetahui capaian PAD setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, bahkan setiap tahun.

”Ini demi mempermudah kami untuk memonitor capaian PAD di sektor pariwisata maupun penyewaan fasilitas olahraga,” tutur Iksan.