Sayangnya, hingga saat ini Kepala Desa (Kades) Pangarangan, Miskun Legiyono, seolah bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi wartawan.
MaduraPost mencoba melakukan upaya konfirmasi masih tidak ada respon hingga Kamis (9/5/2024), meski saat dihubungi melalui sambungan telepon aktif namun tidak mengangkat.
Baca Juga:PT. AAB Bersama Kades Waru Barat Gandeng Kades Sukaasih Tasikmalaya Menciptakan Peluang Kerja
Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, membenarkan adanya peristiwa itu.
Sayangnya, kata Widiarti, para korban belum ada yang melakukan pelaporan atas peristiwa yang terjadi.
"Informasinya ada 3 korbannya, cuma hingga hari ini belum ada laporan ke kami," kata Widiarti.