Pihaknya menyebutkan, bahwa para korban yang notabene anak di bawah umur tersebut kebanyakan masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tentu, kasus ini sempat menghebohkan warga setempat. Pasalnya, langgar atau mushalla yang seharusnya menjadi tempat mengaji dan menempa ilmu keagamaan oleh anak-anak ternodai oleh kelakuan oknum guru ngaji itu.

Berlokasi di Jalan Jati Emas, RT 008/RW 003, Desa Pangarangan, Sumenep, insiden tersebut kini jadi buah bibir masyarakat.

Bahkan, sebuah video rumah R digeruduk warga pada Selasa (7/5/2024) malam viral di media sosial utamanya grup WhatsApp.