“Sementara kita tahu bahwa dia (Wardianto, red) adalah Ketua Kelompok Tani itu,” kata Hasyim, Korlap Aksi saat menyebutkan dalam orasinya.
Selain menuntut penonaktifan Poktan Bintang Karya, mahasiswa juga meminta DKPP Sumenep segera mengevaluasi seluruh Poktan di wilayah Kecamatan Bluto dan lainnya.
Baca Juga:BRI Klarifikasi Terkait Kasus Angsuran Nasabah di Sumenep, Heru H: Penanganan Kredit Sesuai Prosedur
“Kelompok Tani yang ada itu mafia semua. Mereka harus bertanggung jawab atas kelangkaan pupuk di kalangan petani,” teriak Hasyim.***