"Ini kan juga belum keluar undang-undang kampanye, artinya belum ada penetapan. Tapi kenapa kita berani ngawal, karena terkait adik saya," tutur Haitami.
"Meskipun sudah penetapan keluar juga tidak berani melakukan kampanye. Maksud saya, karena diajak sama Pak Wawang, makanya saya ikut," sambungnya.
Ditanya soal dugaan 'mencuri start kampanye' dalam kegiatan itu, Haitami mengatakan, bahwa hal itu tidak melanggar aturan.
"Menurut saya itu tidak melanggar aturan. Saya kan orang bodoh tidak tahu apa-apa. Saya hanya melakukan silaturahmi saja," ujarnya.
Terpisah, Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPD PKS Sumenep, Rimbun Hidayat, mengaku belum mendengar informasi dugaan salah satu Bacaleg PKS 'mencuri start kampanye'.