"Dilakukan asesmen peserta sudah, di mana disitu mempunyai pengalaman yang bisa diterapkan pada peserta didik di sekolahnya masing-masing," terangnya.
"Menurutnya, setelah dilakukan asesmen formatif, peserta diharapkan dapat melakukan tindak lanjut dengan melaksanakan pemetaan baru yang dilaksanakan pembelajaran diferensiasi serta pembelajaran berbeda sesuai kemampuan dan kebutuhan anak didik," kata dia lebih lanjut.
Masih kata Buhari, testimoni dari beberapa peserta yang telah mengikuti advokasi dan sosialisasi penguatan literasi bagi guru kelas menghasilkan respon positif.
"Mereka sangat senang dan semangat untuk melaksanakannya di sekolahnya masing-masing," ucapnya.
Sepertinya halnya yang diakui Selly Maufiratul Hasanah, Guru Kelas 1 di SDN Nyapar 1. Di mana, siswanya menjadi praktik asesmen formatif membaca.