SUMENEP, MaduraPost - Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disperkimhub Sumenep, Yayak Nurwahyudi, mengungkapkan adanya sejumlah ABK yang menjual kamar kepada penumpang dalam program mudik kapal laut.

"Hal semacam ini yang memang mau kita perbaiki. Manajemennya perlu ditata ulang. Iya memang laporannya ada soal itu," kata Yayak dalam keterangannya, Kamis (4/4).

Sebab itu, Yayak menegaskan, seluruh program mudik gratis kapal laut tidak dipungut biaya.

Pihaknya menjelaskan, bahwa program tersebut adalah wujud perhatian sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam memberikan pelayanan gratis ke masyarakat khususnya para perantau asal kepulauan.

"Jadi semuanya gratis," tegas Yayak.