Secara bertahap, kata dia, ada kegiatan belajar bersama dari peserta dengan guru-guru di sekolah dan di tingkat gugus atau kecamatan masing-masing.

"Nantinya, mereka ada banyak kreasi untuk selalu menciptakan dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan kemampuan awal siswa, serta berorientasi pada kebutuhan belajar siswa Teaching at the Right Level (TaRL) yang merupakan pendekatan belajar dan tidak mengacu pada tingkat kelas, melainkan mengacu pada tingkat kemampuan peserta didik," kata dia menguraikan.

Sementara Pemateri Pendamping, Budiyanto menjelaskan, fokus pendampingan kedua yang dilaksanakan di SDN Nyapar 1 merupakan request dari pendampingan pertama.

Bahkan, kata orang yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) tersebut, Inovasi Kabupaten Sumenep ketika dilakukan simulasi Asesmen Formatif Membaca ke murid kelas 1 SDN Nyapar 1 hasilnya sangatlah bagus.