Pihaknya menargetkan, sosialisasi yang akan dilakukan selanjutnya adalah UMKM yang ada memiliki sentra. Pihaknya mencontohkan, di Kecamatan Rubaru terdapat sentra bawang, sentra tersebut yang kemudian akan disasar.

"Itu yang akan kita incar nantinya. Karena kan pelaku UMKM tidak hanya satu orang tapi banyak, gimana caranya mereka itu kita himpun dan dijadikan satu tempat, kemudian produk mereka itu kita setarakan dari spesifikasi," tuturnya.

Pihaknya memaparkan, di website Sumenep" class="inline-tag-link">Halal Hub Sumenep ada sejumlah fitur untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam mengelola usahanya dengan cara yang baik dan benar. Dimana, ada rubrik konsultasi, database, kurasi, pelatihan dan pendampingan (branding) serta ranah produksi hingga packaging.

"Disini kita tidak jualan, tapi fokus pada pembinaan," ucap Choriyanto.

Pelaku UMKM paling potensial ada di Kecamatan Bluto