"Maka ada dugaan monopoli proyek dan pengondisian sebab jumlah penyedia jasa masih banyak yang transparan semua pengusaha yang memenuhi syarat kualisifikasi boleh jadi peserta tetapi pemenangnya itu- itu saja, jelas disinyalir ada pengondisian karena pemenangnya semacam langgananan, kayak penunjukkan langsung," ucapnya sambil disorak peserta aksi.
Sedangkan Herman Hidayat, Ketua Projo Sampang juga menambahkan, jangan sampai Pejabat BBPJN Jatim Bali menerbitkan SPPBJ pemenang tender Jalan dan Jembatan Tanjung Bumi - Pamekasan - Sumenep. Ayo jangan sampai kontraktornya jaya pejabatnya kaya, dan rakyatnya menderita.
"Ayo keluar Kepala BBPJN Jatim Bali temui kami, jangan ngumpet di dalam ruangan ber AC. Saya dengar anda orang Madura, temui kami disini dong, ayo dialog di luar kami tidak mau berdialog di dalam ruangan. Karena kami khawatir kami tertidur pulas akibat dinginnya Air Conditioner (AC)," ungkapnya.
Peserta aksi sempat menunggu pejabat BBPJN Jawa Timur Bali dan peserta aksi mengancam akan membakar ban bekas yang dibawa oleh mereka jika tidak ditemui oleh pejabat dari BBPJN Jatim Bali.