"Selama ini, apa yang dilakukan oleh Bupati itu nampaknya berbanding terbalik, karena faktanya Bupati itu tidak pernah bahkan sepertinya tidak bisa menekan pihak gudang besar atau pabrikan di Pamekasan yang melakukan pembelian tembakau dengan harga tidak layak," ujarnya, Sabtu (20/11/2021).

Pertanyaan, kata Alfian (akrab disapa), Baddrut Tamam itu bupatinya masyarakat Pamekasan apa bupatinya yang punya pabrik atau gudang tembakau?.

"Karena dalam setiap musim tembakau selama Baddrut Tamam memimpin Kabupaten Pamekasan, tataniaganya tidak pernah berpihak kepada para Petani, Petani Tembakau merugi dan menjerit," ucapnya.

Ia menambahkan, kalau Bupati Pamekasan kayaknya membawa misi dari pabrikasi rokok besar untuk membasmi rokok lokal. Hal itulah yang dirinya katakan bahwa Baddrut Tamam itu tidak pro rakyat Pamekasan tapi pro terhadap Pengusaha luar.