Selain itu, dalam realisasinya (proyek DAK, red) khususnya yang direalisasikan terhadap gedung sekolah SMP di Pamekasan itu disinyalir sangat kurang pengawasan dari pihak Disdik.
Maka dari menurut Abdul Basit selaku Ketua Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) Koord Madura Raya mengatakan, kalau realisasi proyek rehabilitasi ruang kelas di SMP tersebut sangat terindikasi dikerjakan asal jadi saja.
"Hal itu terjadi, dikarenakan kurangnya bahkan tidak adanya pengawasan dari pihak Disdik. Sehingga pelaksanaan sewenang-wenang melakukan penyimpangan," tegasnya, Kamis (9/9/2021).
Pihaknya memastikan akan segera berkoordinasi dengan pihak inspektorat dan penegak hukum lainnya.