Berdasarkan laporan dari semua panitia dari 86 desa di lokasi Pilkades, ada 19 desa yang mengikuti ujian kepemimpinan itu, total dari 19 desa di 12 Kecamatan. Kemudian, jumlah peserta sebanyak 128.

"Untuk tingkat kehadiran saya belum cek, tapi insyaallah tidak sampai 10 orang sepertinya. Ada yang tidak hadir, dan nanti nilainya nol," tutur Ramli.

Ditanya soal pelaksanaan ujian kepemimpinan masih berada di masa pandemi Covid-19, pihaknya mengaku telah mengikuti protokol kesehatan (Prokes).

"Semua tahapan Pilkades sudah wajib mematuhi ketentuan Prokes. Pemkab Sumenep dan tim Kabupaten di Pilkades ini berkomitmen untuk menjalankan amanat ketentuan Prokes, termasuk khususnya hari ini pelaksanaan ujian semua peserta wajib membawa surat keterangan rapid antigen," tuangnya.

Sebelumnya, lanjut Ramli, Pemkab Sumenep telah memfasilitasi semua peserta, mulai dari rapid test di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) dan lainnya.