Apalagi, kata BHI, jika tersangka pada polisi mengaku suaminya telah menjalin hubungan asmara dengan ibu korban, menurutnya hal itu bisa benar atupun tidak. Sebab, hal itu sangat bertolak belakang dengan hilangnya perhiasan korban.

“Kalau soal hubungan asmara antara suami si pelaku dengan ibu korban, saya tidak tahu. Yang jelas, jika dilihat dari cara pelaku mengambil perhiasannya, itu sangat kelihatan sekali kalau dia sangat butuh uang, artinya bukan karena cemburu,” urai BHI dengan penuh curiga.

Padahal, lanjut menjelaskan, ibu korban dengan pelaku memiliki kedekatan emosional yang sangat erat. Keduanya sering bersama dan kelihatan akur saat bepergian.

“Mau kemanapun atau saat pelaku ini ingin pinjam uang dan semacamnya, pasti selalu bareng dengan ibu korban," jelasnya.