Risko mengurangaikan, soal kejadian oknum perawat yang mengambil dan membawa pergi si bayi, saat itu ibunya menyadari saat memberikan ASI pada anaknya bukanlah darah dagingnya sendiri.
Hal itu diperkuat lantaran melihat kondisi rambut sang bayi berbeda, Bahkan, saat itu, kata dia, perawat yang membawa pergi bayi tersebut tak merespon kembali.
"Saat ibu bayi kaget melihat darah dagingnya berbeda kondisi rambutnya, oknum perawat tersebut malah kabur, tanpa melakukan upaya komunikasi dengan baik, atau setidaknya klarifikasi. Dari sini saja kan sudah bisa kelihatan," urainya. (Mp/al/rul)