Disisi lain, orang tua korban pada Senin (15/11/2020) lalu, sempat ingin menemui darah dagingnya sendiri. Namun, diduga dihalang-halangi oleh perawat rumah sakit.
Ditanya persoalan tersebut, Arman mengaku tidak ada kejadian yang menunjukkan penolakan atau ada respon petugas yang berlebihan, yang dilakukan dalam keadaan dan kondisi normal, atau wajar.
Dikonfirmasi terpisah, Risko, saudara sepupu Subroto mengaku, di hari yang bersamaan dengan lahirnya anaknya itu, terdapat dua bayi yang dilahirkan.
"Apabila pihak rumah sakit mengklaim di hari yang bersamaan hanya ada satu bayi yang dilahirkan, artinya rumah sakit Sumenep ini bisa dipastikan berbohong. Yang bilang begitu bukan saya, tapi perawat itu yang bilang," ungkapnya pada media.