Lanjut Jakaria, awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa anaknya sedang hamil, karena korban terkenal pendiam jika berada di keluarga. Namun ada kejanggalan pada tubuh korban, lalu bibi korban membawanya ke dukun beranak untuk memastikan kondisi ponakannya.

"Kata dukunnya, Ternyata anak saya hamil 5 bulan," jelasnya dengan nada yang sangat berat saat menyampaikan.

Karena diketahui hamil, ayah korban memaksa anaknya untuk bicara siapa yang melakukan tindak asusila terhadap dirinya. Namun tetap saja korban tidak mau bicara karena sempat diancam oleh pelaku.

"Kalau sampai memberitahu, dia diancam akan dibunuh, namun tetap saya paksa dan baru mengaku bahwa yang melakukan adalah inisial UR," imbuhnya geram.