"Dalam hal ini kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membant terselesainya persoalan ini, dan juga kami tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Himpunan Pemuda Masyarakat Majungan Bersatu dan Media MaduraPost yang telah lama mengawal persoalan ini sampai tuntas dan selasai hari ini," ucap Subahnan.

Sementara itu Kordinator HIPMA - BERSATU Syaiful Bahri yang mengawal persoalan tersebut mengatakan, kalau keinginan pihaknya untuk melakukan aksi turun jalan apabila tuntutannya tersebut tidak di terpenuhi oleh Bank Jatim sebelum hari kamis besok 09/07, pada hari ini dia menyatakan tidak akan melakukannya, sebab pihak Bank Jatim sudah melakukan haknya menggati dana tersebut sebelum tanggal yang dirinya tentukan itu.

"Hari ini masalah Dana Desa 2019 yang dibobol oleh oknum Bank Jatim sehingga menjadikan lambatnya pencairan BLT - DD tahap II tersebut sudah selesai karena pada hari ini pihak Bank Jatim sudah menggantinya, artinya apa yang akan kami lakukan untuk demo itu tidak akan kami lakukakan karena tuntutan kami itu sudah terpenuhi oleh pihak Bank Jatim melalui Capem Keppo," tuturnya.

Syaful Bahri dalam kesempatan ini mengapresiasi kinerja pihak Bank Jatim dan pihak Pemdes yang melalui sekdesnya Subahnan telah bertindak cepat dalam menyelesaikan kepentingan banyak orang terutama masyarakat Majungan.

"Kami ucapkan Alhamdulillah persoalan yang telah menimbulkan berbagai fitnah itu, hari sudah clear dan sesuai dengan harapan kami sebagai masyarakat Majungan, dan semoga kedepannya tidak ada peristiwa yang seperti ini lagi," tegas Syaiful Bahri. (Mp/nir/kk)