Sementara, saat dikonfirmasi terpisah, Ketua BUMDes Mutiara Tanjung, Moh. Hodri, belum ada tanggapan. Meski saat dihubungi melalui sambungan selularnya terdengar aktif.
Diberitakan sebelumnya, Ketua BUMDes Mutiara Tanjung, Moh. Hodri menyampaikan, data serapan anggaran yang dituding masyarakat tidak atau salah.
"Seharusnya, sebelumnya masyarakat memberikan statement seperti itu, mereka setidaknya konfirmasi dulu ke kita agar tidak ada kesalahpahaman," ungkapnya, Rabu (1/7/2020) kemarin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telfonnya.
Selain itu, Moh. Hodri juga mengatakan anggaran BUMDes pada tahun 2017 yang turun 10 juta digunakan untuk pengeboran air yang digunakan untuk jasa toilet umum di pelabuhan atau MCK.
Kemudian tahun 2018, anggaran BUMDes turun sekitar 50 juta, digunakan untuk Brilink. Lalu pada tahun 2019 turun anggaran 250 juta untuk pembelian kapal.