SUMENEP, MaduraPost - Santer kabar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang diduga bermasalah semakin merambah dikalangan masyarakat setempat.

Pasalnya, BUMDes dengan nama Mutiara Tanjung itu selain diduga tidak ada pengurus, dan belum jelas peruntukan serta omset hasilnya setiap tahun, ternyata belum ada papan informasi penggunaan anggaran BUMDes itu sendiri di kantor setempat.

Kali ini Hendri (28), warga Dusun Tanjung, Desa setempat, merasa risih dengan pernyataan Ketua BUMDes Mutiara Tanjung, Moh. Hodri, yang menyatakan aktif dalam pengelolaan dan kepengurusan BUMDes sendiri.

Hendri merinci, pengeboran air untuk Mandi Cuci Kakus (MCK) wisata yang dianggarkan dari BUMDes pada tahun 2017 itu dituding tidak dikelola oleh BUMdes, namun dirinya tidak tahu siapa yang mengelola tersebut.

"Jika dipemberitaan ketua BUMDes mengatakan kesalahan data yang ditudingkan oleh masyarakat terhadap BUMDes itu salah, ya wajar lah. Sebab, selama ini memang tak ada pemampangan atau publikasi yang dipajang oleh BUMDes untuk dilihat masyarakat umum," terangnya, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (2/7).