SUMENEP, MaduraPost - Sejak pandemi virus corona atau covid-19 mewabah di Indonesia, membuat sebagian jumlah pertumbuhan sektor ekonomi lumpuh. Hal itu juga dirasakan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang baru ditetapkan sebagai zona merah pertengahan bulan April lalu.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Hairul Anwar, menyebutkan, bahwa penurunan ekonomi tersebut dapat dilihat melalui minimnya pasokan yang ada, ditambah terhambatnya distribusi barang dan jasa.
"Apalagi saat ini pendapatan masyarakat yang semakin menurun akibat pandemi ini. Hal ini merupakan indikator bahwa ekonomi kita semakin menurun. Ditambah dengan adanya para pekerja migran yang sudah kembali ke kampungnya masing-masing lantaran sudah tidak dapat pekerjaan lagi, baik di dalam maupun di luar negeri, tentu semakin membuat pertumbuhan ekonomi ini berbanding lurus dengan peningkatan angka kemiskinan," katanya, Senin (04/05/2020).
Selain itu, kata Hairul, pemerintah setempat perlu melakukan pendataan yang benar, seperti melihat angka kemiskinan yang bertambah akibat pandemi, agar segera mengambil kebijakan.
"Dari data-data itu, nantinya pemerintah bisa mengambil kebijakan yang bisa membantu masyarakat, bagaimanapun dampak dari pandemi covid-19 ini tidak hanya dirasakan oleh Sumenep, melainkan seluruh dunia ikut terdampak," paparnya.