Islam datang dengan membawa semangat moderasi, dalam ibadah (QS. Al-Isrâ/17: 110), dalam perilaku sosial (Ar-Rahman/55: 7), dalam perilaku ekonomi (QS. Al-Isrâ/17: 29; QS. Al-Furqan/25: 67), dan sebagai komunitas (Al-Baqarah/2: 143).
Ekstremitas dalam semua hal tidak dikehendaki Islam. Islam tidak pernah mengajarkan puasa semalam suntuk.
Teori puasa Islam justru menjaga siklus kesehatan hidup. Di bagian bumi belahan utara, ada negara yang mataharinya baru terbenam setelah 22 atau 23 jam.
Ada ulama berijtihad, jadwal buka mereka tidak harus mengikuti waktu Maghrib setempat, tetapi waktu Maghrib di Mekkah.
Fatwa Majelis Eropa untuk Fatwa dan Riset (ECFR): bukanya mengikuti waktu Maghrib bulan lain yang durasi siang dan malamnya sama. Ijtihad ini sah, karena ajaran Islam mempermudah, bukan mempersulit.