Namun Khairul juga menyayangkan sikap dinas terkait terutama UPT PU Bina Marga Jawa Timur yang terkesan ikut memanipulasi dalam proyek tersebut.

Begitu juga Aparat penegak hukum yang ada di kabupaten Pamekasan yang diduga tutup mata dengan proyek yang diduga tumpang tindih.

"Proyek yang sebelumnya baru satu tahun dibangun, kemudian bongkar. Sekarang Pemerintah kembali menganggarkan untuk proyek dilokasi yang sama," Kata Khairul, Jumat (03/04/2020).

Khairul menambahkan bahwa proyek yang saat ini sedang dikerjakan diduga tidak sesuai RAB, Sehingga dimungkinkan bahwa proyek tersebut juga tidak akan bertahan lama.