"Sebenarnya membuka pelayanan ini sangat beresiko, karena berhadapan dengan masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, dengan wabah virus corona, jumlah pembuatan surat izin usaha di DPMPTSP mengalami penurunan yang sangat drastis.

Sebelum adanya virus corona, pembuatan sirat izin setiap harinya mencapai 30 surat yang dikeluarkan perhari, namun dua pekan belakangan ini hanya ada 5 setiap harinya.

"Selama tidak ada surat edaran (SE)  dari Bupati Sampang untuk penutupan pelayanan, pelayanan buka seperti hari biasanya," pungkasnya.(mp/man/rus)