PAMEKASAN, MaduraPost - Sejumlah massa yang tergabung dalam Front Aksi Massa(FAMAS), melakukan aksi Demo di depan Kantor Dispora Jalan Dharma, Kelurahan Bartim, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam aksi Famas kali ini menyikapi soal kegiatan Jambore yang diikuti oleh 266 pemuda dari 38 perwakilan kabupaten dan kota se Jatim pada Tanggal 19 – 21 Oktober 2019. Yang berpusat di Monumen Arek Lancor.

Menurut Korlap Aksi Abdus Marhaen Salam, mengatakan, kedatangannya untuk meminta klarifikasi Plt. Kadispora dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dispora Pamekasan, untuk menunjukan Documen Penggunaan Anggaran (DPA) pada pelaksanaan Jambore Pemuda Jawa Timur ke – VIII Tanggal 19-21 oktober 2019 di Kabupaten, Pamekasan yang diduga ada mark up anggaran.

“Kami datang ke Kantor Dispora Pamekasan ini dalam rangka menyikapi terkait dugaan mark up anggaran sekitar Rp= 821 Juta, yang digunaan pada plaksanaan jambore jatim yang dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan,” ucapnya ketika Aksi berlangsung, Senin (09/03/2020)

Aneh nya lagi dalam orasinya, Abdus Marhaen Salam juga Menyebut nyebut bahwa Pris suhaimi telah mengaku sebagai pembina LSM se Kabupaten Pamekasan. dengagn teriakan keluar jangan jadi pengucut dan temuai kami ayok kita adu argumen by data,