Selain langka, harganya pun melonjak naik, dari mulanya harga dapat terjangkau, kini sudah mencapai ratusan ribu.
"Awal Februari harganya pun sudah naik, dan kami tidak membelinya lagi. Harga per-boxnya biasanya 30 sampai 35 ribu, namun naik drastis sampai 130 ribu per-boxnya untuk tahun ini," urai pemilik apotek ini.
Bahkan dijelaskan pula, apabila setiap apotek juga dipangkas dan dijatah hanya 2 box saja untuk ketersediaan masker dan senitizer tersebut.
"Apotek juga hanya dijatah 2 box saja. Sebenarnya apotek mau menyediakan lagi, tapi dari distributornya yang langka," ucapnya.
Selain apotek Eka Darma, apotek lain seperti Kimia Farma, juga telah habis ketersediaan alat masker maupun sanitizer.