Pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk mendalami kelangkaan masker dan senitizer itu. Ditengarai, faktor merambahnya virus Corona ke Indonesia menjadi alasan utama.
"Kami akan terus melakukan penyelidikan, dan tidak akan bergerak sendiri, tentu terus berkoordinasi dengan Dinkes atas kelangkaan alat masker dan senitizer tersebut, serta akan dicari tahu penyebabnya apa," paparnya.
Sedangkan pihak apoteker Eka Darma yang terletak di jalan KH. Mansur nomor 72 Sumenep itu mengutarakan, kelangkaan masker dan senitizer sudah berlangsung sejak akhir 2019 lalu.
"Mulai akhir Desember 2019 lalu, dan awal tahun 2020 masker dan senitizer sudah langka dan tidak ada pengiriman lagi dari distributor kami," terang Hariyono, pemilik apotek Eka Darma.