BANGKALAN, MaduraPost - Sepasang Suami istri yang sama-sama menjadi PNS di sebuah Sekolah Dasar (SD) di kecamatan Galis kabupaten Bangkalan, dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Abdul Azis selaku kepala dusun timur gunung desa Daleman kecamatan Galis diantaranya alokasi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di sekolah SD.

Pasalnya ada SD yang di dalamnya terdapat dua PNS, namun statusnya suami istri, jika salah satu ada masalah, kedua PNS tersebut sama-sama tidak masuk untuk mengajar.

"Jangan sampai ada dua PNS guru dalam satu sekolah, kasihan karena yang menjadi korban adalah murid, SD rata-rata sistem belajarnya adalah wali kelas," Paparnya saat menyampaikan keluhnya terhadap Nurhasan DPRD komisi D saat reses di desa Daleman kecamatan Galis, Rabu (04/03/2020)

Abdul Azis juga mengeluhkan terhadap pembuatan KTP elektrik yang berpusat di kabupaten, karena kebanyakan masyarakat desa Daleman banyak yang sudah usia lanjut, dan meminta pembuatan KTP keliling.