"Jadi kami membawa simbol pocong, dan menyegel kantor DPRD ada sebab. Komisi I menghilang entah kemana. Lalu, surat permohonan audiensi kami bersama Komisi I tidak sampai di meja Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep. Ini sangat kami sesalkan," Imbuhnya
Terpisah Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, KH.Abd Hamid Ali Munir mengaku belum pernah menerima surat apapun dari IMM terkait tuntutannya.
"Biasanya surat itu kami utamakan. Tapi kalau yang ini memang tidak ada," terang dia. (mp/fat/rul)