PAMEKASAN, MaduraPost - Seorang warga di Dusun Mojang, Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang mengalami gangguan jiwa terpaksa harus hidup dalam pasungan. Hal itu dilakukan karena kerap meresahkan dengan mengamuk dan berteriak-teriak
Ironisnya, Hayati (42) yang mengalami gangguan jiwa terpaksa dipasung dan diletakkan di dalam dapurnya oleh pihak keluarganya, dan tanpa dibarengi perawatan dari medis.
Ratih Utari W, salah seorang Bidan di Desa Dempo Timur yang mengetahui hal tersebut mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui akan adanya orang yang mengalami gangguan jiwa.
Dikatakan Ratih, pihaknya mengetahui pada saat melakukan swiping BLF guna memutus rantai penularan dan mencegah semakin luasnya kasus Difteri.