"ini besinya masih menggunakan besi bekas jembatan yang lama pak, dan dibawahnya tidak di cor hanya di pasang biasa. Yang di cor itu pelintasan jembatannya pak namun besinya kecil pak dan adonan semennya kurang kuat keras," rincinya.
"jadi saat TPT ini mulai roboh, jembatan yang diatasnya ikut terseret dan akhirnya membentuk gundukan di tengah. Sementara besi penyangganya sudah terplintir," ungkapnya.
Warga sekitar khawatir kalau jembatan sebagai penghubung ini tidak lekas di perbaiki, takut sampai ada korban jiwa.
"umur gak ada yang tahu pak, tapi kalau jatuh dari jembatan yang rusak karena pekerjaannya asal - asalan itu sama saja pemerintah yang sengaja mencelakai warga," punkasnya.
Sampai berita ini di turunkan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Pamekasan tidak bisa dihubungi, baik lewat telepon ataupun pesan singkat ( Whatsapp ) untuk dimintai keterangan dan penjelasannya.(mp/can/rul)