Namun pada saat UCB dilaksanakan yang melakukan transaksi bukan Sanusi, melainkan adik kandungnya yang bernama Mangsur, pada saat dilakukan penggeledahan, pihak berwajib berhasil menyita satu butir ekstasi warna hijau muda yang disimpan di dalam saku kanan celana yang dipakai tersangka.

Berdasarkan hasil interogasi, Mangsur membeli ekstasi dari seorang laki-laki yang dikenal suami saudari Maulidah (Sanusi) dengan harga tiga ratus ribu.

Soekris sapaan akrapnya yang menjabat Kasat Resnarkoba Polres Bangkalan menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pengejaran terhadap Sanusi.

"hingga detik ini, kami masih melakukan pencarian terhadap Sanusi, karena sudah lama menjadi icaran". Tandasnya saat memberikan keterangan.