Menurutnya, Kepala pemerintahan di Kota gerbang salam dituntut menjadi jam bandul yang berimbang sebagai penujuk Angka waktu yang tepat dan amanah
"Pemimpin itu tidak boleh egois, siapapun itu, entah kepala dinas, entah itu bupati bahkan dalam rumah tanggapun demikian, jadi jangan egois, tempatkan semuanya sesuai posisi dan porsinya," Ujar Alumni tahun 1999 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Malang ini,